Bawaslu Sumba Timur Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan
|
Waingapu, Bawaslu Sumba Timur – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Penguatan Kelembagaan sebagai bagian dari upaya memperkuat peran dan fungsi pengawasan pemilu di daerah.
Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) James W. Ratu, di Aula Hotel Elvin Waingapu, Senin (13/10/2025).
Dalam sambutannya, James menegaskan pentingnya eksistensi Bawaslu di tengah isu pembubaran lembaga tersebut yang belakangan ini santer terdengar.
Ia menilai, Bawaslu masih sangat dibutuhkan dalam menjaga kualitas demokrasi, terutama dalam memastikan pemilu berjalan jujur, adil, dan transparan.
"Keberadaan Bawaslu harus kita pertahankan. Isu agar Bawaslu dibubarkan saat ini cukup kencang, namun kita harus membuktikan bahwa Bawaslu tetap relevan dan dibutuhkan dalam sistem demokrasi kita," ujarnya di hadapan peserta.
Dirinya juga mengajak seluruh peserta untuk mengikuti kegiatan ini secara serius dan memanfaatkan sesi diskusi untuk memperdalam pemahaman serta memperkuat sinergi kelembagaan.
"Mari kita jadikan forum ini sebagai ruang berbagi gagasan", tegasnya.
Sebelumnya, Ketua Bawaslu Kabupaten Sumba Timur Hina Mehang Patalu menyapa hangat para peserta, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kehadiran seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk mengikuti kegiatan tersebut.
"Kami menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh peserta yang telah hadir dalam Rakor ini. Kehadiran Bapak/Ibu sekalian menunjukkan komitmen bersama dalam memperkuat kelembagaan Bawaslu demi terwujudnya pengawasan pemilu yang lebih efektif dan berintegritas di Sumba Timur," ungkapnya.
Rakor yang berlangsung dari tanggal 13 hingga 14 Oktober 2025 ini diikuti oleh 25 peserta yang berasal dari berbagai elemen, antara lain perwakilan TNI/POLRI, organisasi kemahasiswaan, organisasi masyarakat sipil, forum kerukunan umat beragama, kalangan perguruan tinggi serta stake holder lainnya.
Kegiatan ini menghadirkan empat narasumber dari berbagai latar belakang, yaitu akademisi, pegiat pemilu, serta anggota komisis II DPR RI yang diwakili oleh tenaga ahli. Para narasumber membahas isu-isu strategis terkait penguatan kelembagaan pengawasan pemilu, partisipasi masyarakat, serta tantangan dan solusi dalam menjaga integritas pemilu ke depan.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Sumba Timur berharap dapat mempererat koordinasi lintas sektor serta menyatukan visi dan strategi sekaligus memperkuat posisi Bawaslu sebagai garda terdepan dalam pengawasan demokrasi.
Penulis dan Foto : Umbu Andu