Lompat ke isi utama

Berita

Bawaslu Sumba Timur Ikuti TOS BARISTA Edisi VI Bahas Kearifan Lokal dan Mediasi dalam Sengketa Proses Pemilu

Bawaslu Sumba Timur Ikuti TOS BARISTA Edisi VI

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Landi, S.H., bersama jajaran staf mengikuti kegiatan Temu Obrol Santai Barisan Penyelesaian Sengketa (TOS BARISTA) Edisi VI yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (03/08/2026).

Waingapu, Bawaslu Sumba Timur - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur mengikuti kegiatan Temu Obrol Santai Barisan Penyelesaian Sengketa (TOS BARISTA) Edisi VI yang diselenggarakan oleh Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur secara daring melalui Zoom Meeting, Senin (03/08/2026). 

Kegiatan ini mengangkat tema “Kearifan Lokal dan Proses Mediasi dalam Sengketa Proses Pemilu” sebagai upaya memperkuat kapasitas jajaran pengawas pemilu dalam penyelesaian sengketa proses pemilu. 

Kegiatan tersebut diikuti oleh Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa Bawaslu Kabupaten Sumba Timur, Yohanis Landi, S.H., bersama staf, sebagai bagian dari komitmen Bawaslu Sumba Timur dalam meningkatkan kompetensi dan pemahaman terkait mekanisme penyelesaian sengketa yang efektif dengan mengedepankan pendekatan mediasi serta nilai-nilai kearifan lokal.

TOS BARISTA Edisi VI menghadirkan Magdalena Y. Wake, S.H., M.H., Anggota Bawaslu Provinsi NTT sebagai keynote speaker. Sementara itu, materi utama disampaikan oleh Indah Purnama Dewi, S.E., Anggota Bawaslu Kabupaten Lembata, dengan Julian Maurits Astasari, S.Sos., Anggota Bawaslu Kabupaten Belu, sebagai penanggap. 

Dalam diskusi tersebut, peserta memperoleh pemahaman mengenai pentingnya mengintegrasikan nilai-nilai kearifan lokal dalam proses mediasi sengketa pemilu. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menciptakan penyelesaian sengketa yang lebih efektif, berkeadilan, serta menjaga keharmonisan hubungan antarpihak yang bersengketa.

Melalui keikutsertaan dalam TOS BARISTA Edisi VI, Bawaslu Kabupaten Sumba Timur berharap dapat terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di bidang penanganan pelanggaran dan penyelesaian sengketa, sehingga semakin siap menghadapi tahapan Pemilu dan Pemilihan mendatang dengan mengedepankan prinsip profesionalitas, integritas, dan keadilan

Penulis dan Foto : Humas