Lompat ke isi utama

Berita

Amrunur Muh Darwan: Kehumasan Harus Memiliki Ritme Kerja yang Konsisten

Kehumasan Harus Memiliki Ritme Kerja yang Konsisten

Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Amrunur Muh Darwan, saat membuka Rapat Evaluasi Kehumasan Triwulan II Tahun 2026 secara daring. Kamis (30/7/2026).

Waingapu, Bawaslu Sumba Timur - Anggota Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sumba Timur, Anwar Engga, selaku Koordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat, dan Hubungan Masyarakat (HPPH), bersama staf Hubungan Masyarakat (Humas), mengikuti Rapat Evaluasi Kehumasan Triwulan II Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Bawaslu Nusa Tenggara Timur secara daring, Kamis (30/7/2026).

Rapat dibuka oleh Anggota Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Amrunur Muh Darwan, yang menyampaikan bahwa evaluasi kehumasan bertujuan untuk mengukur capaian kerja publikasi, pemberitaan, dan komunikasi digital Bawaslu selama April hingga Juni 2026 (Triwulan II), sekaligus memotret kinerja kehumasan selama Semester I Tahun 2026 di seluruh Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi Nusa Tenggara Timur.

Dalam arahannya, Amrunur menegaskan bahwa momentum evaluasi ini sangat penting untuk melihat secara utuh perkembangan kinerja kehumasan di 22 Bawaslu Kabupaten/Kota. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya sedang mengikuti kegiatan Evaluasi Implementasi dan Data Indeks Kerawanan Pemilu (IKP) 2024 di Jakarta sebagai bagian dari persiapan penyusunan IKP Pemilu 2029. Menurutnya, hasil evaluasi tersebut nantinya akan ditindaklanjuti bersama Bawaslu Kabupaten/Kota guna menyempurnakan penyusunan IKP yang lebih akurat dan sesuai dengan kondisi daerah.

Lebih lanjut, Amrunur mengapresiasi peningkatan kinerja publikasi Bawaslu Kabupaten/Kota yang dinilai menunjukkan tren positif. Ia menyebut capaian tersebut sebagai lonjakan yang luar biasa, terlihat dari grafik publikasi yang terus meningkat dari waktu ke waktu, baik mingguan, bulanan, maupun per triwulan.

Dalam evaluasi tersebut, Bawaslu Provinsi NTT memaparkan capaian publikasi setiap kabupaten/kota berdasarkan masing-masing platform media sosial, seperti Facebook, Instagram, TikTok, YouTube, X, serta pemberitaan di media massa. Evaluasi dilakukan secara rinci untuk mengetahui kekuatan dan aspek yang masih perlu ditingkatkan pada setiap platform.

Selain itu, Amrunur juga menekankan pentingnya membangun ritme kerja kehumasan yang konsisten melalui publikasi yang terencana, pelaporan data publikasi secara tertib setiap bulan, serta berpedoman pada target minimal publikasi sesuai pedoman kehumasan Bawaslu. Menurutnya, konsistensi tersebut akan menjadi kunci dalam meningkatkan kualitas komunikasi publik dan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap Bawaslu.

Melalui keikutsertaan dalam rapat evaluasi ini, Bawaslu Kabupaten Sumba Timur menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas kehumasan, mengoptimalkan publikasi kelembagaan, serta memperkuat komunikasi digital sebagai bagian dari implementasi keterbukaan informasi publik dan penguatan pengawasan partisipatif.

Penulis dan Foto : Humas