Lompat ke isi utama

Berita

7 P3K Bawaslu Sumba Timur Lulus Orientasi, Didorong Jadi ASN Berintegritas dan Profesional

7 P3K Bawaslu Sumba Timur Lulus Orientasi

Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, S.Si., menyampaikan sambutan pada kegiatan penutupan Orientasi P3K Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 yang dilaksanakan secara daring, Rabu (12/8/2026).

Waingapu, Bawaslu Sumba Timur – Sebanyak tujuh (7) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) Bawaslu Kabupaten Sumba Timur dinyatakan lulus dalam kegiatan Orientasi P3K Kurikulum Pengenalan Nilai dan Etika Instansi Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Sekretariat Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

Kegiatan yang berlangsung sejak 1 Juli hingga 12 Agustus 2026 tersebut diikuti oleh 178 P3K dari lingkungan Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT dan Bawaslu Kabupaten/Kota se-Provinsi NTT. Pelaksanaan orientasi dilakukan secara distance learning melalui Zoom Meeting dan Learning Management System (LMS) Bawaslu dalam lima angkatan.

Berdasarkan hasil evaluasi, seluruh peserta dinyatakan lulus, termasuk tujuh P3K Bawaslu Kabupaten Sumba Timur.

Kegiatan penutupan orientasi dilaksanakan secara daring pada Rabu (12/8/2026). Dalam sambutannya, Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, S.Si., menegaskan bahwa orientasi tidak boleh dipandang hanya sebagai kegiatan formalitas. Pengetahuan, nilai, dan etika yang diperoleh selama orientasi harus diterapkan dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.

Menurutnya, selama mengikuti orientasi, para peserta telah mendapatkan pembelajaran dari aspek kognitif, afektif, hingga psikomotorik. Karena itu, setelah kegiatan berakhir, seluruh peserta diharapkan mampu mengimplementasikan pengetahuan tersebut dalam pekerjaan serta terus meningkatkan kapasitas dan kompetensi.

Ia juga mengibaratkan pegawai sekretariat sebagai “mesin demokrasi” yang mendukung pelaksanaan kerja-kerja pengawasan Bawaslu.

“Jangan punya mimpi yang kecil, tetapi punya harapan yang besar,” pesannya kepada seluruh peserta.

Nonato juga mendorong para P3K untuk mampu mengikuti perkembangan zaman dan perubahan dalam organisasi. Menurutnya, pegawai harus terus beradaptasi, meningkatkan kompetensi, serta tidak terjebak pada pola kerja lama yang sudah tidak sesuai dengan tuntutan zaman.

Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT Ignasius Jani, S.IP., M.A.P. dalam sambutannya menegaskan bahwa P3K merupakan bagian dari Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memiliki peran penting dalam memberikan dukungan terhadap pelaksanaan tugas-tugas pengawasan Bawaslu.

Ia menekankan bahwa perbedaan proses pengangkatan antara P3K dan CPNS tidak menjadikan kualitas P3K berada di bawah ASN lainnya. Setiap pegawai memiliki tanggung jawab yang sama untuk meningkatkan profesionalisme dan memberikan kontribusi terbaik bagi lembaga.

“Yang paling penting adalah masing-masing sebagai pegawai Aparatur Sipil Negara perlu paham dengan benar siapa kita sesungguhnya dan mengapa kita direkrut dan masuk bekerja di birokrasi,” tegasnya.

Para P3K juga diingatkan untuk memahami tugas, fungsi, dan kewenangan Bawaslu serta tugas dan tanggung jawab masing-masing sesuai jabatan. Selain itu, pegawai diminta mematuhi sistem kerja dan menjadikan regulasi sebagai landasan dalam melaksanakan tugas.

Dalam menjalankan pekerjaan, integritas, profesionalisme, disiplin, dan loyalitas terhadap lembaga menjadi nilai penting yang harus terus dijaga.

Sebagai pedoman dalam menjalankan tugas, disampaikan tiga pesan utama kepada seluruh peserta, yaitu integritas sebagai harga diri, profesionalisme sebagai cara kerja, dan pengabdian sebagai panggilan pelayanan.

Dengan selesainya kegiatan orientasi ini, tujuh P3K Bawaslu Kabupaten Sumba Timur diharapkan mampu menerapkan nilai dan etika instansi dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, terus belajar, meningkatkan kompetensi, serta memberikan dukungan terbaik terhadap kerja-kerja pengawasan Bawaslu.

Kelulusan orientasi bukan menjadi akhir dari proses pembelajaran, melainkan menjadi langkah awal untuk membangun ASN Bawaslu yang berintegritas, profesional, disiplin, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

 

7 p3k

 

Penulis dan Foto : Humas